HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026 menjadi momentum penting bagi Kota Kendari untuk memperkenalkan potensi daerah ke tingkat internasional. Melalui forum yang dihadiri delegasi dari berbagai negara Asia Pasifik tersebut, nama Kendari kini semakin dikenal dunia luar.
Selama pelaksanaan kegiatan, para delegasi mancanegara diperkenalkan dengan berbagai potensi yang dimiliki Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari, mulai dari sektor pariwisata, budaya, sumber daya alam, hingga peluang investasi daerah.
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM menyampaikan, bahwa kehadiran peserta internasional menjadi kesempatan strategis bagi Pemerintah Kota Kendari untuk membangun citra daerah sebagai kota yang terbuka terhadap kerja sama global.
Sambung Siska, berbagai rangkaian kegiatan yang dikemas dalam forum internasional tersebut turut menampilkan kekayaan budaya lokal. Tarian tradisional, kuliner khas daerah, hingga produk UMKM lokal mendapat perhatian dari tamu-tamu luar negeri yang hadir.
Selain itu, para delegasi juga diajak mengenal destinasi wisata dan potensi alam yang dimiliki Kota Kendari. Momentum tersebut dinilai menjadi sarana promosi efektif untuk menarik minat wisatawan maupun investor asing.
“Pemerintah Kota Kendari menyebut pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 bukan hanya sekadar agenda pertemuan internasional, tetapi juga menjadi ajang memperluas jejaring kerja sama antar daerah dan antar negara,“ ungkapnya, Kamis (8/5/2026).
Forum itu, bebernya, diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi di bidang pembangunan kota, lingkungan, pendidikan, hingga ekonomi berkelanjutan.
Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan internasional tersebut juga menunjukkan kesiapan Kota Kendari menjadi tuan rumah event berskala global. Dukungan masyarakat, panitia, serta berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam suksesnya pelaksanaan forum internasional itu.
“Dengan terselenggaranya UCLG ASPAC 2026, Kota Kendari diharapkan semakin dikenal di berbagai negara Asia Pasifik serta mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat internasional,“ pungkasnya.
Selain itu, momentum tersebut sekaligus menjadi langkah awal memperkuat posisi Kendari sebagai salah satu kota berkembang di Indonesia Timur yang siap membangun kolaborasi global. (red)






