HaluOleoNews.ID, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa (PK2M) memfasilitasi tahapan wawancara kerja bagi ratusan alumni dalam proses rekrutmen PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) Kolaka. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mokodompit UHO pada 5–6 Maret 2026.
Kepala UPA PK2M UHO, Lade Sirjon, S.H., LL.M., menjelaskan bahwa tahapan wawancara ini merupakan lanjutan dari kegiatan job fair yang telah dilaksanakan sebelumnya di kampus tersebut.
“Pada kegiatan bulan lalu dilakukan pengenalan perusahaan sekaligus proses screening berkas para pelamar,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (6/3/2026).
Ia mengungkapkan, dari sekitar 800 pelamar yang mendaftar, sebanyak 243 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi berdasarkan kesesuaian formasi dan bidang keahlian yang dibutuhkan perusahaan.
“Dari delapan ratusan pelamar, yang lolos seleksi berkas ada 243 orang. Mereka inilah yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya yaitu interview yang dilaksanakan sejak kemarin hingga hari ini,” jelasnya.
Lade Sirjon menuturkan bahwa proses wawancara tersebut pada awalnya direncanakan berlangsung di Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Namun, atas usulan pihak kampus, kegiatan dipusatkan di UHO guna menghemat waktu dan biaya bagi para pelamar.
“Kalau interview dilaksanakan di Pomalaa tentu membutuhkan waktu dan biaya lebih besar bagi calon tenaga kerja. Karena itu UHO mengambil peran sebagai fasilitator dengan menyediakan sarana dan prasarana di kampus,” tuturnya.
Menurutnya, sebagian besar peserta berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, bahkan ada yang datang dari luar daerah, sehingga pelaksanaan wawancara di kampus sangat membantu para alumni.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyerapan lulusan di dunia kerja, UHO juga memberikan kemudahan fasilitas kepada perusahaan mitra. Meski penggunaan gedung kampus memiliki tarif layanan Badan Layanan Umum (BLU), namun untuk kegiatan kemitraan seperti ini difasilitasi oleh pihak kampus.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah tenaga kerja yang akan direkrut cukup besar. Dari 243 peserta yang mengikuti wawancara, lebih dari setengahnya diperkirakan akan diterima pada tahap pertama.
“Jumlah tenaga kerja yang akan direkrut cukup besar. Bahkan dari 243 peserta yang mengikuti wawancara, lebih dari setengahnya berpeluang diterima pada tahap pertama,” ungkapnya.
Lade Sirjon menjelaskan bahwa perusahaan tersebut bergerak di sektor industri pengolahan hasil tambang, sehingga kebutuhan tenaga kerja didominasi oleh lulusan dari bidang teknik, MIPA, geografi, administrasi, serta ilmu komunikasi.
“Beberapa jurusan memang belum mendapat peluang karena kompetensinya tidak sesuai dengan kebutuhan industri pengolahan tambang,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa proses rekrutmen dalam skala besar ini menjadi kabar baik bagi para alumni UHO.
“Kami sangat bersyukur karena ini menjadi angin segar bagi alumni. Sejak 2013 UPA ini berdiri, inilah perekrutan terbesar yang pernah diselenggarakan di UHO,” pungkasnya. (Red)









