HaluOleoNews.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM menegaskan komitmennya untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kota Kendari yang mengalami kenaikan dalam setahun terakhir.
Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat tingkat pengangguran terbuka di Kendari pada 2024 berada di angka 5,67 persen dan meningkat menjadi 5,94 persen pada 2025.
“Ini menjadi perhatian serius. Kenaikannya memang tidak terlalu besar, namun tetap menjadi pukulan bagi kami pemerintah daerah,” ujar Siska belum lama ini.
Ia menjelaskan, peningkatan angka pengangguran tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya pertumbuhan jumlah penduduk sebagai dampak bonus demografi, serta tingginya arus urbanisasi dari daerah lain ke Kota Kendari.
“Penduduk kita terus bertambah, ditambah lagi adanya perpindahan dari kabupaten lain ke Kota Kendari. Ini tentu berdampak pada meningkatnya jumlah angkatan kerja,” jelasnya.
Untuk itu, Siska menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur dalam menekan angka pengangguran, khususnya melalui peran Dinas Ketenagakerjaan. Ia menargetkan penurunan angka pengangguran dapat dicapai pada triwulan ketiga atau keempat tahun berjalan.
“Kami akan fokus bagaimana angka ini bisa ditekan. Ini menjadi tugas bersama, khususnya Dinas Ketenagakerjaan, agar di triwulan 3 atau 4 sudah ada hasil yang signifikan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kendari untuk bersikap terbuka kepada masyarakat terkait kondisi yang ada, termasuk persoalan pengangguran.
Pemerintah Kota Kendari, lanjut Siska, akan terus mendorong berbagai program penciptaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)






