989 Mahasiswa FKIP UHO Diterjunkan ke Sekolah, Siap Integrasikan AI dalam Pembelajaran

Berita Utama32 Dilihat

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Sebanyak 989 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) resmi dilepas untuk mengikuti Praktek Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) atau Magang Kependidikan pada semester genap tahun akademik 2025/2026.

Kegiatan pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FKIP UHO dalam sebuah upacara yang berlangsung di Gedung Pendidikan Profesi Guru (PPG) UHO, Selasa (5/5/2026). Momentum ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk terjun langsung ke dunia pendidikan dan mengasah kompetensi sebagai calon tenaga pendidik profesional.

Sebelum diterjunkan ke sekolah, para peserta PLP telah mengikuti pembekalan secara daring sebagai bekal awal dalam memahami kondisi dan dinamika lingkungan pendidikan. Ketua panitia kegiatan, Dr. La Ode Ahmad Jazuli, M.Pd yang juga menjabat sebagai Kepala Laboratorium Pembelajaran FKIP UHO, menjelaskan bahwa program PLP ini bertujuan untuk memantapkan kemampuan profesional mahasiswa, baik dalam aspek pengajaran, kepemimpinan, maupun manajemen administrasi pendidikan.

Ia mengungkapkan bahwa lokasi praktik mahasiswa tersebar di 97 sekolah yang meliputi jenjang SMA, SMK, MAN, SMP, hingga SD di wilayah Kota Kendari. Para peserta berasal dari 13 jurusan di lingkungan FKIP UHO, di antaranya Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Geografi, hingga Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

“Mahasiswa akan menjalani kegiatan PLP selama satu bulan di sekolah dengan pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta guru pamong sesuai bidang studi masing-masing,” ujar Jazuli.

Lebih lanjut, ia merinci sejumlah kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa selama PLP, di antaranya observasi lingkungan sekolah yang mencakup administrasi dan sarana prasarana, pengamatan proses pembelajaran di dalam kelas, hingga magang dalam perancangan modul ajar bersama guru pamong.

Selain itu, mahasiswa juga akan melakukan praktik pembelajaran terbimbing sebagai bagian dari implementasi kompetensi pedagogik yang telah dipelajari di kampus.

Sementara itu, Dekan FKIP UHO, Dr. Damhuri, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa para mahasiswa PLP merupakan representasi atau duta FKIP di sekolah tempat mereka bertugas. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menjaga nama baik institusi sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran nyata untuk memperkuat kompetensi sesuai profil lulusan masing-masing program studi.

“Mahasiswa harus mampu mengekspresikan kemampuan yang telah diperoleh di kampus, termasuk dalam mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi terkini, seperti Artificial Intelligence (AI), dalam proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan pelaksanaan PLP ini, diharapkan para mahasiswa FKIP UHO tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang mumpuni, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis dan berbasis teknologi. (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *