HaluoleoNews.ID, KENDARI – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ramadan Sultra Fest 2026 yang digelar sejak 21 Februari hingga 15 Maret 2026 mendatang.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Bank Sultra, Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra, Aplindo Sultra, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara. Dalam pelaksanaannya, festival ini melibatkan sekitar 40 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala KPw BI Sultra, Edwin Permadi mengungkapkan, bahwa terdapat tiga alasan utama pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. “Pertama, Ramadan Sultra Fest 2026 dapat memajukan perekonomian daerah, khususnya bagi UMKM. Beberapa UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini juga merupakan binaan dari BI Sultra,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, melalui kegiatan ini masyarakat juga dimudahkan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan, terutama dengan hadirnya pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami juga telah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, dan berbagai pihak lainnya untuk menghadirkan pasar murah yang sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Selain mendorong pertumbuhan UMKM, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperluas digitalisasi sistem pembayaran. Dalam festival tersebut, para pelaku UMKM telah memanfaatkan pembayaran digital menggunakan QRIS.
“Di Ramadan Sultra Fest ini para UMKM sudah menggunakan QRIS dan pembayaran digital lainnya. BI Sultra juga menyediakan layanan penukaran uang secara digital,” katanya.
Ia menjelaskan, penukaran uang dapat dilakukan pada hari-hari tertentu dengan total 57 titik layanan penukaran di wilayah Sulawesi Tenggara. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman pintar.bi.go.id.
Layanan penukaran uang tersebut juga dilakukan melalui sinergi dengan berbagai perbankan yang beroperasi di Bumi Anoa, sebutan untuk Provinsi Sulawesi Tenggara.
Selain itu, Ramadan Sultra Fest juga menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi syariah melalui sosialisasi produk halal kepada pelaku usaha.
“Kami juga melakukan sosialisasi mengenai produk halal bekerja sama dengan Halal Center IAIN Kendari, sehingga para pelaku UMKM dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk mengembangkan usahanya,” pungkasnya. (Red)






