Petani yang Hilang di Kebun Andoolo Konsel Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Pencarian

Berita Utama1012 Dilihat

HaluOleoNews.ID, KONAWE SELATAN – Seorang petani bernama Tani (45), warga Dusun III, Desa Andoolo, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berada di kawasan kebun, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu dini hari (3/6/2026).

Korban ditemukan oleh pihak keluarga sekitar 1,2 kilometer ke arah timur dari lokasi terakhir yang diketahui (Last Known Position/LKP). Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas dan kebingungan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumahnya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan informasi penemuan korban diterima dari tim di lapangan pada pukul 00.27 WITA.

“Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang hilang di kebun Desa Andoolo, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Amiruddin.

Sebelumnya, korban diketahui pergi ke kebun pada 31 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WITA untuk mencari kemiri. Sekitar pukul 10.00 WITA, keluarga mengantarkan makanan dan masih melihat korban berada di kebun. Saat itu korban menyampaikan akan mencari tali resam untuk anyaman di sekitar area kebun.

Namun, ketika keluarga kembali ke kebun sekitar pukul 15.00 WITA, korban sudah tidak berada di lokasi. Yang ditemukan hanya hasil kemiri yang telah dikumpulkan korban. Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada Basarnas.

Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya tim KPP Kendari, Rescuer Basarnas Kendari, Damar Konawe Selatan, Polsek Andoolo, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Berbagai peralatan juga dikerahkan untuk mendukung pencarian, seperti rescue car, ambulans, motor trail, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, drone thermal, perangkat komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 1,6 kilometer per jam dari arah timur laut berdasarkan data BMKG.

Keberhasilan penemuan korban dalam keadaan selamat disambut syukur oleh keluarga dan seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *