Prodi Gizi dan Kesmas FKM UHO Bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan Kendari Jalin Kerja Sama Magang Mahasiswa dan Dosen Praktisi

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Program Studi (Prodi) Gizi dan Program Studi Kesehatan Masyarakat menjalin kerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kendari. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kendari, Novi Hendri, S.KM., M.Sc., dan Ketua Program Studi Gizi FKM UHO, Lisnawaty, SKM., M.Kes.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut sinergi antara BKK Kendari dan FKM UHO dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Prodi Gizi FKM UHO, Lisnawaty, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar langsung di lapangan serta menghadirkan praktisi profesional dalam proses pembelajaran di kampus.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui kegiatan magang dan keterlibatan dosen praktisi dari BKK Kendari,” ujarnya.

Dalam perjanjian tersebut, ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan praktik lapangan atau magang mahasiswa serta program dosen praktisi. Kegiatan magang akan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Gizi semester enam dan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan di lingkungan BKK Kendari dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan.

Sementara itu, program dosen praktisi akan menghadirkan tenaga profesional yang masih aktif bekerja di bidang kekarantinaan kesehatan untuk mengisi perkuliahan sebanyak dua hingga tiga kali pertemuan pada mata kuliah yang relevan dengan bidang keahliannya.

Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan lembaga teknis pemerintah sangat penting dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Melalui kerja sama ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung terkait tugas dan fungsi kekarantinaan kesehatan,” katanya.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak Juni 2026 hingga Juni 2031, dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Selain itu, evaluasi pelaksanaan kerja sama akan dilakukan minimal satu kali setiap tahun guna meningkatkan kualitas program yang dijalankan.

Melalui kolaborasi ini, FKM UHO dan BKK Kendari berharap dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya bidang gizi dan kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Tenggara. (Red) 

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *