HaluoleoNews.ID, KENDARI- Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, AP., M.Si direncanakan bakal melaunching sekolah inklusif atau pendidikan inklusif di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kendari, pada Selasa (13/6/2023) pagi.
Penetapan SMPN 2 Kendari sebagai sekolah pilotong penyelenggaraan sekolah inklusif setelah dilakukannya pelaksanaan asesmen.
Kepala SMPN 2 Kendari, Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd mengatakan, bahwa program Inklusif merupakan program kemitraan Australia- Indonesia yang mendukung prioritas kebijakan bersama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia.
“Program Inklusif dilaksanakan oleh Yayasan BaKTI dan Rumpun Perempuan Sulawesi Tenggara (Sultra) di 17 Kab/Kota, salah satunya Kota Kendari,” ujar Kepala SMPN 2 Kendari, Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd dalam surat undangan launching Sekolah Inklusif, pada 9 Juni 2023.
Program ini diselaraskan dengan pilar pertama dalam kemitraan strategis komprehensif Indonesia- Australia, dan Rencana Aksi terkait, yang berkomitmen pada kerja sama untuk “mengatasi kemiskinan dan ketidaksetaraan, mempromosikan kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan inklusif- disabilitas”.
Diketahui, kegiatan launching sekolah inklusif itu bakal dihadiri, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Saemina, S.Pd., M.Pd dan pihak Yayasan BaKTI/Inklusif, M. Yusran Laitupa, serta Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kendari. (red)










