HaluOleoNews.ID, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,2 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri 2026. Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan kebutuhan uang tunai pada akhir tahun 2025 yang berkisar antara Rp800 hingga Rp900 miliar.
Kepala BI Perwakilan Sultra, Edwin Permadi mengungkapkan hal tersebut dalam kegiatan Bincang-bincang Media (BBM) yang digelar di salah satu warung kopi di Kota Ke dari, Senin malam, 9 Februari 2026.
Menurut Edwin, peningkatan kebutuhan uang tunai ini sejalan dengan tren konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat selama periode Ramadan dan menjelang Idulfitri. Oleh karena itu, BI memastikan ketersediaan uang layak edar dalam jumlah yang cukup agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar tanpa kendala.
“Dengan ketersediaan uang sebesar Rp1,2 triliun ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan di Sulawesi Tenggara,” ujar Edwin.
Ia menjelaskan, penyediaan uang tunai tersebut merupakan bagian dari Program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri), yang secara rutin dilaksanakan oleh Bank Indonesia setiap tahunnya. Program ini bertujuan untuk menjaga kelancaran sistem pembayaran tunai sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh uang pecahan baru atau layak edar.
Dalam implementasinya, BI Sultra akan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan berbagai perbankan yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tenggara. Melalui kolaborasi ini, layanan penukaran uang akan disediakan secara luas di kantor-kantor bank yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Tak hanya itu, BI juga akan membuka layanan penukaran uang di sejumlah titik strategis yang mudah diakses masyarakat. Lokasi-lokasi tersebut antara lain pusat keramaian, kawasan perdagangan, serta area sekitar tempat ibadah seperti masjid, yang biasanya menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan.
Untuk menjangkau wilayah yang lebih luas, Bank Indonesia turut mengoperasikan mobil kas keliling bekerja sama dengan perbankan. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat di daerah tertentu yang memiliki keterbatasan akses ke layanan perbankan.
Edwin menambahkan, selain memastikan kecukupan uang tunai, BI juga terus mengedukasi masyarakat agar semakin mencintai, bangga, dan memahami rupiah, termasuk dengan menjaga keaslian dan kelayakan uang yang digunakan dalam transaksi sehari-hari.
Dengan berbagai langkah tersebut, BI Sultra optimistis kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi secara optimal, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di daerah. (Red)






