Dinkes Kendari Siapkan Kader Pelayanan Kesehatan Kerja 

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari menggelar workshop Kader Pelayanan Kesehatan Kerja yang diikuti 30 kader dan programer perwakilan dari 15 Puskesmas. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kendari, Ridwansyah Taridala, di salah satu hotel di Kendari, Kamis (21/9/2023).

Sekda Kendari Ridwansyah Taridala mengaku, peran kader kesehatan sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang sehat, apalagi menghadapi bonus demografi nanti jumlah pekerja produktif di Indonesia sangat banyak.

Menurutnya, pada  2045 mendatang merupakan tantangan sekaligus kesempatan yang perlu dipersiapkan agar pada masa bonus demografi tersebut memiliki usia kerja yang sehat dan produktif.

“Saudara-saudara kita yang di usia produktif dengan latar belakang pendidikan yang dia miliki, keterampilan yang dia miliki, skill yang dia miliki, bisa dia hidupi dirinya sendiri, kita tinggal mengarahkan atau memantau,” ungkapnya.

Untuk diketahui, setiap jenis dan tempat pekerjaan baik pada pekerja formal maupun informal memiliki risiko yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Pada umumnya, para pekerja sektor informal kurang memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya di lingkungan kerjanya.

Selain masalah gizi, penyakit tidak menular, dan penyakit menular, para pekerja informal juga memiliki risiko keselamatan dan kesehatan terkait pekerjaannya yang dapat mengganggu produktifitas mereka seperti kondisi lingkungan kerja yang berbahaya, masalah kesehatan seperti gangguan otot rangka, gangguan mata dan gangguan kesehatan kulit.

Para pekerja informal terpapar potensi bahaya pekerjaan, dengan kecenderungan pemilik yang secara langsung bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan kerja mereka, terutama yang berhubungan dengan berbagai penyakit dan gangguan akibat kesehatan dan kecelakaan kerja.

Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) merupakan bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar bagi masyarakat pekerja terutama pekerja informal serta merupakan wadah dari serangkaian upaya pemeliharaan kesehatan pekerja yang terencana, teratur, dan berkesinambungan yang diselenggarakan oleh dan untuk masyarakat pekerja. (red) 

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *