HaluoleoNews.ID, KENDARI- Dosen bersama mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 76 Kendari dan SDN 60 Kendari, sejak Juli- Desember 2024.
PKM Jurusan PGSD FPIK UHO ini melalui Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) dengan menggelar Pelatihan Aplikasi Web Quizizz Berbasis Artificial Intelligence (AI) Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari.

Ketua Tim PKMI, Dr. La Ili, S.Pd., M.Pd mengatakan, bahwa zaman sekarang ini teknologi memegang peran yang sangat penting dan banyak memiliki kelebihan dan manfaat terutama di dunia pendidikan, kemampuan untuk menguasai teknologi merupakan hal yang harus dilakukan untuk menghadapi pendidikan bagi seorang pendidik.
Dalam pendidikan saat ini sudah banyaknya para guru menggunakan berbagai aplikasi untuk menunjang dalam proses pembelajaran sehingga para siswa dapat belajar dengan menggunakan berbagai inovasi yang bagus, sehingga dapat menumbuhkan semangat belajar untuk para siswa, dan dengan menggunakan media pembelajaran dapat meningkatkan kualitas metode dalam proses belajar mengajar seorang guru.

“Pembelajaran dalam sistem AI berbasis teknologi, dan merupakan pembelajaran yang dipersonalisasi sehingga mampu memupuk kemandirian peserta didik yang akan meningkatkan pengalaman belajarnya. Pembuatan media ataupun bahan ajar, dengan adanya AI, maka akan menjadi semakin mudah, guru tidak perlu paham teknologi secara mendetail. Sudah banyak aplikasi dan platform yang tersedia, guru hanya tinggal memilah dan memilih sesuai dengan kebutuhannya,” ucapnya, pada Minggu (24/11).

Ia mengungkapkan, Dalam hal penilaian, dengan adanya AI, guru tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menilai tugas peserta didik. Penilaian tugas siswa dapat dilakukan secara otomatis, bahkan analisis butir soal pun sudah bisa diperoleh secara langsung tanpa guru harus melakukan analisis satu per satu.
Peserta didik juga mendapat hasil nilai langsung berkat penerapan AI dalam bidang pendidikan. Mereka tak perlu menunggu waktu yang lama untuk mengetahui nilai mereka. Dengan terbantunya tugas guru dalam meminimalisir waktu dalam menilai, guru akan memiliki banyak waktu untuk lebih fokus pada proses belajar-mengajar.

“Dengan penerapan AI, kegiatan belajar dapat dilakukan setiap saat. Kehadiran aplikasi berbasis AI memberikan kesempatan untuk belajar kapanpun dan dimanapun, tidak terbatas ruang dan waktu. Selain itu, peserta didik juga berkesempatan untuk menemukan guru yang lain selain pengajarnya di sekolah,” ujarnya.
Dengan adanya platform pendidikan online ini dan tersedianya “guru” yang bisa dipilih, peserta didik memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan guru-guru lain bahkan dengan guru dari negara lain. Pengalaman belajar dan kemampuan peserta didik tentunya akan dapat berkembang dengan lebih baik.

Penggunaan media pembelajaran berbasis AI diharapkan mempermudah peserta didik dalam memahami dan menerima proses pembelajaran yang dilakukan guru. Melalui aplikasi Web Quizizz, seorang guru dapat dengan mudah mengembangkan media pembelajaran agar dapat disesuaikan dengan situasi, kondisi dan lingkungan dari peserta didik.
Diketahui, Tim PKMI UHO dalam PKM ini, adalah Dr. La Ili, S.Pd., M.Pd (Ketua Tim);
Dr. Sarnely Uge, M.Pd (Anggota); Hikmawati, S.Pd., M.Pd (Anggota); Waode Lidya Arisanti, S.Pd., M.Pd (Anggota); Achmad Wirawan (Mahasiswa); dan Nazar Kusumawardani (Mahasiswa). (red)












