HaluOleoNews.ID, KENDARI – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara yang dikemas dalam tajuk Harmoni Sultra: Produktif untuk Sultra Sejahtera resmi dimulai pada Jumat (24/4/2026), di kawasan Tugu Religi Kendari.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, didampingi Ketua TP PKK Sultra, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Badri Munir Sukoco, Plh Sekda Sultra, serta dihadiri 17 kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Wakatobi. Ia menjelaskan bahwa perayaan HUT ke-62 Sultra semula direncanakan berlangsung di Wakatobi, namun karena kendala teknis, pelaksanaan dipusatkan di Kota Kendari.
Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah mengalokasikan anggaran untuk Wakatobi, di antaranya dana pendidikan sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan sekolah serta dukungan pembangunan infrastruktur jalan.
Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut meramaikan dan menikmati rangkaian kegiatan yang telah disiapkan hingga penutupan.
“Mari kita bersama-sama menyaksikan dan menikmati seluruh acara yang telah disusun oleh panitia hingga hari terakhir,” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen Kemdiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Harmoni Sultra 2026. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi etalase kekuatan ekonomi, budaya, serta potensi generasi muda Sulawesi Tenggara.
Ia menilai berbagai kegiatan seperti zona halal UMKM hingga pertunjukan seni budaya menunjukkan bahwa Sultra memiliki fondasi kuat dalam pembangunan daerah. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI dan Polri dalam menghadirkan semarak dirgantara juga dinilai sebagai simbol penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Badri juga mengungkapkan progres pembangunan SMA Unggul Garuda di Kabupaten Konawe Selatan yang telah mencapai sekitar 20 persen. Sekolah tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk mencetak talenta unggul di bidang sains dan teknologi, dengan target mulai digunakan pada Juli 2026.
“Kami berharap kehadiran SMA Unggul Garuda dapat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi putra-putri Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan harapan di momentum peringatan HUT ke-62 Sultra.
“Semoga di usia ke-62 ini, Provinsi Sulawesi Tenggara semakin harmonis, semakin sejahtera, dan semakin memberikan dampak bagi Ibu Pertiwi. Dirgahayu Provinsi Sulawesi Tenggara, jayalah terus negeriku,” pungkasnya. (Red)












