HaluOleoNews.ID, KENDARI – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman meminta Pemerintah Kota Kendari mempertimbangkan perpanjangan status darurat bencana apabila kondisi banjir di sejumlah wilayah masih belum surut.
Hal tersebut disampaikan Amran saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kota Kendari, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, perpanjangan status darurat bencana penting dilakukan agar proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan maksimal.
“Nanti kalau airnya masih tinggi, kami minta ke Pemkot Kendari agar status darurat bencana diperpanjang,” ujar Amran.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan langkah pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir, berupa beras dan minyak goreng.
“Karena hubungannya kami mengeluarkan keputusan sebagai kepala Bappenas untuk bantuan minyak goreng dan beras. Jadi kita akan kirimkan bantuannya,” katanya.
Amran mengungkapkan, bantuan pangan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden RI yang meminta seluruh jajaran pemerintah mengutamakan penyelamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana.
“Itu perintah bapak presiden, dahulukan penyelamatan, dahulukan bantuan pangan,” tegasnya.
Ia menilai kebutuhan pangan tidak boleh terlambat disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Karena makan tidak bisa ditunda. Tadi shubuh saya telepon Bulog, saya minta beras dan minyak goreng segera dikirim karena pangan tidak bisa ditunda,” ungkapnya.
Amran bahkan memastikan administrasi penyaluran bantuan tetap diproses secepat mungkin demi mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat. (Red)












