HaluoleoNews.ID, KENDARI — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melaksanakan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 yang dilakukan secara daring melalui pesan WhatsApp (WA).
Survei ini ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di Wilayah Tanah Anoa (sebutan Sultra) sebagai upaya memetakan tingkat integritas di lingkungan pemerintahan.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka mengungkapkan, bahwa berdasarkan data terakhir, terdapat 1.077 ASN Pemprov yang menerima pesan WhatsApp dari KPK. Dari jumlah tersebut, 419 ASN telah mengisi survei, namun 111 di antaranya belum menyelesaikan pengisian.
Sementara itu, masih terdapat 557 ASN yang sama sekali belum berpartisipasi. Melihat kondisi tersebut, pejabat terkait diimbau agar seluruh ASN yang telah menerima tautan survei segera mengisi SPI.
“Isi saja sesuai dengan kondisi yang Anda lihat. Tidak perlu takut, karena data pribadi dijamin kerahasiaannya. Hasil survei ini penting untuk mencerminkan penilaian yang sesuai dengan kenyataan,” tegasnya.
Partisipasi ASN dalam SPI menjadi faktor penting bagi keberhasilan upaya KPK dalam memetakan potensi risiko korupsi serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (red)







