HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir selama tujuh hari ke depan. Keputusan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Minggu (17/5/2026).
Rapat koordinasi itu digelar berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 355 tanggal 11 Mei 2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kota Kendari. Pertemuan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, BPBD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, pemerintah bersama seluruh pihak terkait membahas rencana perpanjangan masa tanggap darurat mengingat sejumlah wilayah di Kota Kendari masih terdampak banjir dan membutuhkan penanganan lanjutan.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menghadapi kondisi banjir yang masih terjadi di beberapa titik wilayah kota. Ia meminta seluruh stakeholder bergerak cepat dan bekerja maksimal agar kondisi Kota Kendari segera kembali normal.
“Semoga seluruh stakeholder Forkopimda, BPBD, camat, mulai hari ini kita bekerja secara maksimal, bagaimana kita memaksimalkan Kota Kendari semoga tidak ada korban, utamanya korban jiwa dalam masalah banjir ini. Dan kita berharap belum sampai tujuh hari ini Kota Kendari sudah kembali normal,” ujar Sudirman.
Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah selama masa tanggap darurat berlangsung. Karena itu, seluruh unsur pemerintah dan instansi terkait diminta terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan di lapangan.
Perpanjangan status tanggap darurat tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi terhadap efektivitas penanganan banjir yang masih membutuhkan perhatian serius. Pemerintah Kota Kendari menilai langkah tersebut penting agar seluruh proses penanganan dampak banjir dapat berjalan optimal.
Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat, perangkat daerah dan instansi terkait diharapkan dapat mempercepat berbagai langkah penanganan, mulai dari evakuasi warga terdampak, distribusi bantuan logistik, pelayanan kesehatan, hingga normalisasi wilayah yang terdampak banjir.
Selain itu, Pemerintah Kota Kendari juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan banjir susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Masyarakat diminta terus mengikuti arahan pemerintah maupun petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama selama masa tanggap darurat berlangsung.
Pemerintah berharap, dengan dukungan seluruh pihak dan kerja sama masyarakat, kondisi Kota Kendari dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal dalam waktu dekat. (red)












