HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menerima aksi unjuk rasa yang digelar oleh para pengemudi ojek online (ojol) terkait pembatasan aktivitas penjemputan penumpang di kawasan pelabuhan. Aksi tersebut langsung ditanggapi dengan dialog terbuka bersama Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, di ruang rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Kendari, Rabu (29/4/2026).
Dalam pertemuan itu, perwakilan driver ojol menyampaikan keluhan atas larangan penjemputan penumpang di area pelabuhan yang dinilai berdampak signifikan terhadap pendapatan mereka. Mereka meminta adanya kejelasan regulasi yang adil agar tetap bisa bekerja tanpa hambatan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sudirman menegaskan bahwa Pemkot Kendari akan segera menggelar rapat lintas instansi guna membahas persoalan secara menyeluruh. Rapat tersebut direncanakan melibatkan berbagai pihak, mulai dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), unsur SOP, Dinas Perhubungan kota dan provinsi, perwakilan ojol, asosiasi terkait, TNI Angkatan Laut, kepolisian, hingga DPRD.
“Pemerintah menginginkan solusi yang adil dan tidak merugikan pihak manapun. Kita akan duduk bersama untuk mencari jalan tengah terbaik,” ujar Sudirman.
Salah satu poin penting yang menjadi harapan para pengemudi adalah tidak adanya lagi larangan penjemputan penumpang di kawasan pelabuhan. Namun demikian, Pemkot tetap menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di area tersebut.
Sudirman menegaskan, aktivitas parkir di sepanjang kawasan pelabuhan tetap tidak diperbolehkan karena berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Menjemput dan menurunkan penumpang diperbolehkan, tetapi tidak untuk parkir. Ini demi menjaga kelancaran lalu lintas di pelabuhan,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan tidak ada tindakan intimidasi terhadap para driver ojol di lapangan.
Dengan adanya sinergi lintas instansi, diharapkan tercipta situasi yang kondusif serta kepastian hukum bagi seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan Kota Kendari. (Red)











