Pj Wali Kota Kendari Ikuti Rapat TPID Bersama Presiden Republik Indonesia

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Pj Wali Kota Kendari menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kendari, di ruang Command Center Kantor Balai Kota Kendari, Senin (9/12/2024).

Rakor ini digelar secara luring dan daring melalui via zoom meeting. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan, Budi Santoso, para menteri yang lainnya, para direksi serta jajarannya dengan fokus pembahasan mengenai pemantauan harga pangan strategis.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengatakan bahwa rapat ini adalah mekanisme yang sangat baik untuk memantau pengendalian inflasi. Sebuah inovasi atau terobosan baru yang tidak diajarkan dimanapun dan harus terus dilanjutkan untuk menunjang terkendalinya kebutuhan pangan yang murah.

Presiden juga menegaskan, pemerintah tidak boleh terlalu intervensi, pemerintah adalah regulator dan mekanisme terbaik adalah mekanisme pasar.

Indonesia tidak boleh tergantung negara lain masalah pangan. Untuk itu presiden mengimbau agar kerahkan semua kekuatan, baik lembaga perguruan tinggi, para profesor untuk hasilkan kepada negara benih dan teknologi agar semua tanaman dan pangan di produksi di Indonesia.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyampaikan mengenai perkembangan inflasi Indonesia dan dunia per-november yaitu inflasi Indonesia berada pada peringkat 48 dari 186 Negera di dunia. Adapun inflasi dari tahun ke tahun (November 2024 terhadap November 2023) yaitu 1,55 % inflasi berdasarkan kelompok (y-on-y, %)

Selanjutnya, Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti,
menyampaikan terkait potret tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga dari bulan ke bulan ditahun 2024.

Terutama tinjauan pada bulan November menurut komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,17% dengan andil inflasi sebesar 0,11%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen inti adalah emas, perhiasan, minyak goreng dan kopi bubuk. (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *