Raker UHO 2026 Tekankan Evaluasi Kinerja dan Skema Reward Berbasis Peringkat

HaluOleoNews.ID, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Claro Hotel Kendari, sejak Senin (12/1) hingga Rabu (14/1). Kegiatan ini memberi ruang bagi seluruh pimpinan unit di lingkungan Kampus Hijau untuk mempresentasikan kinerja, capaian tahun sebelumnya, sekaligus target yang belum tercapai beserta rencana tindak lanjutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M, mengatakan mekanisme presentasi langsung menjadi esensi utama Raker 2026. Menurutnya, selama ini pimpinan unit kerap hanya dibebani target tanpa kesempatan memaparkan capaian dan kendala secara komprehensif.

“Melalui presentasi ini, kita bisa mengetahui secara jelas persoalan yang dihadapi masing-masing unit, sekaligus strategi dan kiat yang disiapkan untuk mengantisipasi serta menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar Herman disela- sela pelaksanaan Raker 2026, pada Selasa (13/1).

Dalam Raker tersebut, sejumlah dekan telah memaparkan kinerja unitnya. Dari hasil pemaparan, masih terdapat beberapa program yang berada pada kategori merah atau belum mencapai target. Kondisi ini, kata Herman, menjadi bahan evaluasi bersama yang harus ditindaklanjuti dengan pertanyaan mendasar, seperti penyebab kegagalan dan langkah perbaikannya.

Ia menilai para pimpinan unit telah menyampaikan alasan serta kendala yang beragam, sekaligus menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang lebih baik ke depan. “Diharapkan kondisi serupa tidak terulang dan tidak ada lagi program yang berada pada kategori merah,” katanya.

Terkait tindak lanjut evaluasi, UHO saat ini menerapkan mekanisme reward berbasis peringkat kinerja unit. Sementara punishment atau hukuman belum diberlakukan secara langsung, namun dilakukan melalui pengumuman peringkat kinerja sebagai bentuk sanksi moral.

“Pengumuman peringkat ini sudah menjadi punishment moral. Unit yang berada di peringkat bawah tentu akan terpacu meningkatkan kinerjanya,” jelas Herman.

Adapun reward yang diberikan berupa tambahan anggaran sesuai peringkat kinerja. Peringkat pertama memperoleh tambahan Rp500 juta, peringkat kedua Rp400 juta, peringkat ketiga Rp300 juta, peringkat keempat Rp200 juta, dan peringkat kelima Rp100 juta.

Skema tersebut diharapkan mampu memotivasi seluruh pimpinan unit untuk terus meningkatkan kinerja serta capaian program pada tahun-tahun mendatang. (Red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *