Soroti Realisasi Investasi 10 PSN di Sultra, Sekda Asrun Lio Minta Perhatian Kementerian

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D menyoroti lambatnya realisasi investasi pada 10 Proyek Strategis Nasional (PSN) di Bumi Anoa (sebutan untuk Sultra).

Meskipun total nilai rencana investasi mencapai Rp45,49 triliun, PSN ini belum menunjukkan progres yang signifikan.

“PSN ini berkontribusi besar dalam menentukan target investasi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), namun sampai saat ini realisasi investasinya belum menunjukkan progres yang signifikan atau berarti,” ungkap Asrun Lio saat membuka Rakor Percepatan Investasi Daerah disalah satu hotel di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (3/12/2024).

Beliau menambahkan, bahwa pihaknya mohon Kementerian Investasi (Kemenves) atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dapat mencermati PSN ini agar tidak dimanfaatkan untuk keuntungan sepihak tanpa memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

Asrun Lio juga mencontohkan PT. Ceria di Kabupaten Kolaka, yang telah melakukan peletakan batu pertama pada tahun 2018 silam, namun hingga saat ini belum menunjukkan progres pembangunan.

Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

“Hal ini menunjukkan ada yang perlu dibenahi dalam sektor investasi kita, dan ini bukan tanggung jawab satu dinas saja, melainkan seluruh super team,” tegas Asrun Lio.

Sekda Asrun Lio menjelaskan bahwa proses bisnis perizinan investasi melibatkan berbagai pihak. Sebutnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sultra menerima permohonan izin dan kemudian meminta rekomendasi teknis dari perangkat daerah yang membidangi.

Sambung Asrun Lio, bahwa jika rekomendasi teknis disetujui, DPMPTSP Sultra dapat menerbitkan izin. Sebaliknya, jika tidak mendapat persetujuan dari perangkat daerah teknis, DPMPTSP tidak dapat menerbitkan izin.

Asrun Lio berharap agar Kementerian Investasi atau BKPM dapat memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini dan mendorong percepatan realisasi investasi pada PSN di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini penting untuk memastikan bahwa PSN benar-benar memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Parinringi, S.E., M.Si.

Sementara itu, Senada Kepala DPMPTSP Sultra, Parinringi, S.E., M.Si mengungkapkan, bahwa di triwulan terakhir ini, dalam 2 tahun terakhir investasi di Sultra mengalami penurunan yang diakibatkan beberapa PSN di Bumi Anoa belum ada yang bergerak secara signifikan.

“Sebenarnya kemarin itu kita mengalami kenaikan investasi yang signifikan di 3 tahun terakhir (2019, 2020, 2021). Dimana salah satu penyumbang investasi itu adalah PT. Jhonlin, yang sekarang ini mereka sudah masuk dalam tahapan produksi. Sehingga memang kontribusinya yang memacu itu tidak lagi sesignifikan kemarin,” pungkasnya. (Adv)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita