Dosen FKM UHO Berikan Edukasi Mengenai Pemanfaatan Gonad Landak Laut Sebagai MP-ASI dalam Upaya Pencegahan Stunting kepada Masyarakat Bungkutoko Kendari

HaluoleoNews.ID, KENDARI- Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo (UHO) memberikan edukasi mengenai Pemanfaatan Gonad Landak Laut (Diadema Setosum) sebagai Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dalam upaya pencegahan stunting kepada masyarakat Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari.

Stunting merupakan keadaan dimana pertumbuhan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya sebagai akibat dari kekurangan zat gizi dalam jangka waktu yang lama. Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan prevalensi stunting balita di Indonesia mencapai 24,4% pada tahun 2021.

Bahkan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menempati urutan ke-5 dengan total angka kejadian stunting mencapai 30,2%. Kondisi ini tentu sangat ironis karena Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya akan hasil laut. Bahkan negara Indonesia merupakan lumbung sumber protein dan gizi yang baik terutama dari sumber protein perikanan.

Sayangnya, penciptaan nilai tambah terhadap produk perikanan masih relatif minim. Gonad Landak laut atau Diadema setosum merupakan salah satu produk sumber daya perikanan yang penting karena gonad atau telurnya memiliki nilai ekonomis dan gizi yang baik untuk kesehatan dan banyak di dapatkan di Indonesia.

Tetapi di beberapa daerah pesisir khususnya Kota Kendari belum banyak memanfaatkan Gonad Landak laut sebagai MP-ASI. UHO melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan khususnya tentang stunting melalui Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI-UHO).

Dalam konteks ini, universitas telah memberikan pelatihan atau eduaksi kepada masyarakat Bungkutoko khususnya ibu-ibu balita dengan judul “Pemanfaatan Gonad Landak Laut (Diadema Setosum) Sebagai MP-ASI Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Kelurahan Bungkutoko Kota Kendari”.

Ketua Tim PKMI UHO, Dr. Jafriati, S.Si., M.Si menyampaikan, bahwa pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan merupakan hal yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Namun, seiring bertambahnya usia, kebutuhan gizi anak pun semakin meningkat, dan oleh karena itu pemberian MP- ASI menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pemenuhan gizi anak.

“Salah satu bahan pangan yang kini mulai diperkenalkan, adalah gonad dari landak laut, yang dikenal kaya akan kandungan gizi seperti protein, lemak sehat, dan mineral yang sangat berguna untuk mendukung perkembangan otak dan tubuh anak,“ ujar Dr Jafriati yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan (WD) I FKM UHO itu.

Ia berharap, melalui penyuluhan ini dapat memperoleh pengetahuan lebih tentang manfaat gonad landak laut sebagai pilihan alternatif dalam pembuatan MP-ASI yang sehat dan bergizi. Adapun Tim PKMI UHO merupakan dosen yang berasal dari FKM UHO, yang terdiri dari : Dr. Dr. Jafriati, S.Si., M.Si (Ketua), Fifi Nirmala G, S.Si., M.Kes (Anggota), dan Akifah, S,KM.,M.P.H. (Anggota).

Kegiatan PKMI UHO dilaksanakan pada Minggu tanggal 10 November 2024, bertempat di Kantor Kelurahan Bungkutoko. Proses kegiatan edukasi ini dimulai dengan pembukaan, setelah itu sambutan, pemaparan materi dan dilanjutkan dengan praktek memasak membuatan bubur gonad.

Kemudian kegiatan ini disimulasikan oleh ibu-ibu balita (Bawah Lima Tahun) dan meraka sangat antusias dengan kegiatan ini karena banyak ilmu yang di peroleh setelah mengikuti kegiatan. (red)

Follow Publikasi Kami di Google News: Klik Haluoleo News    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *