HaluOleoNews.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melaksanakan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti ribuan peserta didik dari jenjang SD dan SMP. Kegiatan ini melibatkan seluruh satuan pendidikan yang memiliki kelas akhir, dengan tingkat partisipasi mencapai 100 persen.
Kepala Dikbud Kendari, Saemina, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa untuk jenjang SMP, gladi bersih diikuti oleh 43 satuan pendidikan dengan jumlah 4.351 peserta didik kelas IX. Sementara itu, pada jenjang SD tercatat 128 satuan pendidikan yang ikut serta dengan total 5.950 peserta didik kelas VI.
Menurut Saemina, keterlibatan seluruh sekolah yang memiliki kelas akhir menunjukkan kesiapan satuan pendidikan di Kota Kendari dalam menghadapi pelaksanaan TKA tahun ini.
“Persentase satuan pendidikan yang mengikuti gladi bersih mencapai 100 persen, karena seluruh sekolah yang memiliki kelas akhir, baik kelas VI SD maupun kelas IX SMP, turut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa gladi bersih TKA bertujuan untuk menguji kesiapan perangkat serta memastikan peserta didik memahami mekanisme pelaksanaan tes sebelum hari pelaksanaan sebenarnya.
“Gladi bersih ini menjadi uji coba kesiapan perangkat sekaligus kesiapan peserta didik dalam mengikuti Tes Kemampuan Akademik pada hari pelaksanaan nanti,” jelasnya.
Adapun jadwal gladi bersih TKA dilaksanakan dalam beberapa gelombang, yakni:
- Gelombang 1: 9–10 Maret 2026
- Gelombang 2: 11–12 Maret 2026
- Gelombang Khusus: 14–15 Maret 2026
- Gelombang 3: 16–17 Maret 2026
Selain itu, Pusat Asesmen Pendidikan juga memberikan tambahan jadwal gladi bersih pada 30–31 Maret 2026.
Dikbud Kendari juga mengingatkan para peserta didik agar mempersiapkan diri dengan baik, karena hasil TKA akan memiliki peran penting dalam proses penerimaan siswa baru.
“Diharapkan seluruh peserta didik mengikuti TKA dengan persiapan yang matang, termasuk belajar dengan serius. Sebab, pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, sertifikat TKA akan menjadi salah satu syarat,” tegas Saemina.
Sebagai informasi, pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sedangkan jenjang SD akan dilaksanakan pada 20–30 April 2026.
Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 10 ribu siswa, Dikbud berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. (Red)












