HaluOleoNews.ID, KENDARI- Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium (Lab) Terpadu Universitas Halu Oleo (UHO) sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Asisten Praktikum (Kimia, Biologi, dan Fisika) selama dua hari, 30–31 Maret 2026, di Hotel Claro Kendari.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.P menegaskan pentingnya pelaksanaan praktikum yang sesuai standar akademik serta aturan pendidikan tinggi.
Menurutnya, praktikum bukan sekadar pelengkap pembelajaran, melainkan bagian inti dari proses pendidikan yang harus dijalankan secara terstruktur dan terukur.
“Praktikum tidak hanya menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran, tetapi juga harus dijalankan sesuai dengan kaidah peraturan akademik serta standar pendidikan tinggi yang berlaku,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan Bimtek ini, seluruh pihak yang terlibat diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme pelaksanaan praktikum. Hal ini penting untuk menghindari perbedaan persepsi yang berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran di laboratorium.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sistem praktikum memiliki karakteristik berbeda dengan perkuliahan teori. Dalam praktikum, tidak terdapat pembagian komponen seperti halnya kuliah di kelas.
“Satu SKS praktikum sepenuhnya dilaksanakan dalam bentuk kegiatan praktik selama 150 menit setiap minggu. Ini yang harus dipahami bersama agar tidak terjadi kekeliruan dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Sebagai dosen di Fakultas Pertanian UHO, Prof. Santiaji juga menyoroti masih adanya keluhan mahasiswa terkait pelaksanaan praktikum yang belum sepenuhnya mengikuti panduan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, panduan praktikum sejatinya telah memuat langkah-langkah pelaksanaan secara rinci, termasuk mekanisme kegiatan dan pengaturan waktu. Oleh karena itu, kesamaan persepsi antara dosen dan asisten praktikum menjadi kunci utama.
“Ke depan, kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan agar tidak ada lagi pelaksanaan praktikum yang keluar dari prosedur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPA Laboratorium Terpadu UHO, Dr. Muhamad Alim Marhadi, S.Pd., M.Pd menambahkan bahwa peran asisten praktikum sangat strategis sebagai mitra dosen dalam membimbing mahasiswa.
Ia menegaskan, para asisten tidak hanya dituntut memahami tugas dan tanggung jawabnya, tetapi juga harus menguasai materi praktikum sesuai bidang masing-masing, baik kimia, fisika, maupun biologi.

“Selain aspek akademik, pembinaan sikap juga penting, terutama dalam proses penilaian. Asisten diharapkan dapat membimbing mahasiswa secara edukatif, bukan sekadar memberi penilaian tanpa penjelasan,” ungkapnya.
Dengan adanya Bimtek ini, harapannya kualitas pelaksanaan praktikum di UHO semakin meningkat, serta mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan standar pendidikan tinggi. (Red)











