HaluOleoNews.ID, KENDARI- Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Universitas Halu Oleo (UHO) yang akan mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) diimbau untuk mempersiapkan diri secara maksimal.
Pasalnya, jalur SNBT merupakan seleksi berbasis hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang memiliki tingkat persaingan cukup ketat. Penilaian dilakukan berdasarkan sistem perankingan, serta disesuaikan dengan passing grade masing-masing program studi (Prodi).
Wakil Rektor I UHO, Prof. Dr. Santiaji Bande, M.P menjelaskan, nilai UTBK SNBT akan langsung diketahui peserta setelah mengikuti ujian. Nilai tersebut kemudian digunakan untuk bersaing dengan peserta lain sesuai pilihan Prodi.
“UTBK SNBT ini nilainya berdasarkan ranking, sehingga secara otomatis persaingannya juga cukup ketat,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap Prodi memiliki standar passing grade yang berbeda-beda. Sebagai contoh, untuk Prodi Kedokteran, nilai yang dibutuhkan umumnya berada di atas 600 agar memiliki peluang besar untuk lulus.
“Karena masing-masing Prodi itu mempunyai passing grade berbeda. Misalnya kedokteran biasanya di atas 600 baru bisa lulus,” jelasnya.
Dengan sistem ini, lanjutnya, para peserta dapat langsung memperkirakan peluang kelulusan mereka setelah mengetahui hasil UTBK. Hal tersebut diharapkan dapat membantu Camaba dalam mengambil langkah selanjutnya secara lebih terukur.
Olehnya itu, Camaba UHO diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi akademik maupun strategi dalam memilih Prodi, agar dapat bersaing dan meraih hasil maksimal pada jalur SNBT. (Red)












