HaluOleoNews.ID, KENDARI — Suasana pagi di halaman SMK Negeri 2 Kendari tampak seperti biasa. Siswa berseragam hilir mudik menuju ruang kelas dan bengkel keahlian. Namun di balik rutinitas itu, sekolah kejuruan yang berada di Kota Kendari ini tengah merayakan capaian yang membanggakan.
Tahun 2026 menjadi momen penting bagi SMKN 2 Kendari. Sekolah ini resmi masuk empat besar SMK terbaik se-Sulawesi sekaligus menempati peringkat ke-30 tingkat nasional berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan Pusat Prestasi Nasional.
Bagi warga sekolah, capaian tersebut bukan sekadar angka dalam daftar peringkat, melainkan hasil dari proses panjang membangun budaya prestasi di lingkungan sekolah.
Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustapa, S.Pd., M.Pd mengatakan, bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras siswa dan guru selama ini mulai membuahkan hasil di tingkat nasional.
“Pada tahun 2026 ini SMKN 2 Kendari berhasil meraih peringkat ke-30 secara nasional. Sementara untuk skala Sulawesi, sekolah ini berada di posisi keempat untuk kategori SMK,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (10/3/2026).
Prestasi tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, SMKN 2 Kendari terus menunjukkan tren peningkatan dalam berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional maupun Badan Talenta Indonesia.
Tahun 2025 menjadi salah satu titik penting. Saat itu, SMKN 2 Kendari berhasil menyapu bersih seluruh bidang lomba tingkat provinsi, sehingga dipercaya mewakili Sulawesi Tenggara pada kompetisi tingkat nasional.
Bagi sekolah ini, keberhasilan menembus 30 besar nasional merupakan pencapaian pertama dalam sejarahnya. Proses menuju titik tersebut dilakukan secara berjenjang, dimulai dari seleksi internal sekolah hingga pembinaan intensif bagi siswa yang akan berlaga di berbagai kompetisi.
Lebih dari sekadar mengejar penghargaan, SMKN 2 Kendari juga sedang membangun identitas baru sebagai sekolah vokasi yang berorientasi pada kualitas.
Menurut Ahmad Mustapa, sekolah yang dipimpinnya kini mengusung konsep 3P sebagai arah pengembangan sekolah, yakni penampilan, pelayanan, dan prestasi.
Penampilan tidak hanya dimaknai sebagai kerapian siswa, tetapi juga pembenahan sikap, budaya sekolah, serta lingkungan fisik yang lebih tertata. Sementara pelayanan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada siswa.
“Prestasi adalah hasil dari dua hal itu. Ketika penampilan dan pelayanan diperbaiki, maka prestasi akan mengikuti,” jelasnya.
Pendekatan tersebut juga menjadi cara sekolah menjawab berbagai stigma negatif yang pernah muncul di luar lingkungan sekolah. Alih-alih membalas dengan narasi, pihak sekolah memilih membuktikan perubahan melalui capaian nyata.
Kini, keberhasilan menembus peringkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga sekolah. Tidak hanya bagi siswa dan guru, tetapi juga bagi masyarakat yang semakin menaruh kepercayaan kepada SMKN 2 Kendari sebagai lembaga pendidikan yang mampu membimbing keterampilan dan potensi generasi muda.
Bagi para siswa, prestasi ini bukan akhir dari perjalanan. Justru menjadi awal untuk melangkah lebih jauh, membawa nama sekolah dan Sulawesi Tenggara ke panggung kompetisi yang lebih luas. (Red)











